Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Ekbis  

KRISTA InterFood 2026 Bidik 95 Ribu Pengunjung, Jadi Panggung UMKM Tembus Pasar Global

KRISTA InterFood 2026 Bidik 95 Ribu Pengunjung, Jadi Panggung UMKM Tembus Pasar Global
KRISTA InterFood 2026 Bidik 95 Ribu Pengunjung, Jadi Panggung UMKM Tembus Pasar Global
Jakarta || Radarpost.id
Industri makanan dan minuman nasional bersiap memperluas pasar melalui KRISTA InterFood 2026. Pameran internasional yang digelar pada 4–7 November 2026 di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, ini akan menghadirkan 1.100 peserta dari 16 negara dengan target 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara.

Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-27 tersebut diharapkan menjadi momentum bagi industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan kualitas produk, dan membuka peluang menembus pasar internasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, menegaskan bahwa pameran menjadi salah satu sarana penting untuk mendorong kemajuan industri nasional. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha dapat bertemu dengan mitra bisnis, investor, distributor, hingga calon pembeli dari berbagai negara.

“Tanpa pameran dan keterlibatan para pemangku kepentingan industri, tidak akan ada lompatan. Dengan adanya InterFood, industri kita berkembang, salah satunya industri makanan dan minuman,” ujar Reni dalam konferensi pers KRISTA InterFood 2026 di Kementerian Perindustrian, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).

Menurut Reni, penyelenggaraan KRISTA InterFood memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan industri makanan dan minuman. Tahun ini, pameran tersebut menghadirkan perubahan lokasi dari Kemayoran, Jakarta, ke kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.

Kementerian Perindustrian juga akan mengisi rangkaian kegiatan dengan temu wicara yang membahas penguatan industri IKM. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperoleh informasi dan memperluas pemahaman mengenai strategi pengembangan bisnis.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah sebagai modal penting untuk memperkuat industri makanan dan minuman.

Namun, potensi tersebut perlu didukung optimalisasi peralatan, teknologi, dan kemampuan pengolahan agar menghasilkan produk bernilai tambah dan mampu bersaing di pasar global.

Putu menilai KRISTA InterFood tidak sekadar menjadi ajang memamerkan produk, melainkan juga sarana mempertemukan produsen dalam negeri dengan pelaku usaha internasional.

“InterFood memperluas jaringan perdagangan serta pengetahuan dan inovasi melalui konferensi, seminar, dan berbagai kegiatan. Kami juga memberikan dukungan kepada pelaku industri,” katanya.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan KRISTA InterFood 2026 dirancang untuk mempertemukan inovasi, teknologi, dan peluang bisnis dalam satu platform. Kegiatan ini sekaligus membuka kesempatan bagi produsen nasional untuk membangun kemitraan dengan distributor, importir, eksportir, investor, dan pembeli internasional.

Pameran tahun ini menempati 11 hall dengan luas area mencapai 60.000 meter persegi. Dari total 1.100 peserta yang dijadwalkan hadir, sebanyak 100 di antaranya merupakan UMKM.

Peserta berasal dari 16 negara, yakni Amerika Serikat, China, Prancis, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Inggris, Vietnam, Malaysia, dan Korea Selatan.

Kehadiran paviliun Amerika Serikat, China, dan Thailand yang membawa total 70 peserta turut memperkuat partisipasi internasional dalam pameran tersebut.

“KRISTA InterFood 2026 kami hadirkan sebagai platform strategis untuk mempertemukan inovasi dan peluang bisnis di industri makanan dan minuman. Melalui partisipasi pelaku industri nasional dan internasional serta lebih dari 40 program, kami mendorong terciptanya kemitraan strategis, perluasan akses pasar, dan peluang investasi berkelanjutan,” ungkap Daud.

Ia berharap pameran tersebut mampu mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di pasar dunia.

Untuk memperluas cakupan bisnis, KRISTA InterFood 2026 diselenggarakan bersamaan dengan Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo.

Seafood Show Asia Expo menghadirkan peluang usaha di sektor hasil laut dan produk perikanan. Adapun ALL Indonesia Cooltech Expo berfokus pada teknologi pendinginan dan solusi rantai dingin atau cold chain yang berperan menjaga kualitas serta kesegaran produk.

Kehadiran ketiga pameran secara bersamaan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjajaki teknologi, mencari pemasok, membangun jaringan distribusi, dan mengembangkan bisnis dari sektor produksi hingga pemasaran.

Tak hanya berorientasi pada transaksi bisnis, KRISTA InterFood 2026 juga menghadirkan beragam kompetisi dan program pengembangan keterampilan profesional.

Di bidang kuliner, La Cuisine Cooking Competition 2026 berkolaborasi dengan Association of Culinary Professionals Indonesia (ACP Indonesia). Kompetisi ini menjadi wadah bagi para chef untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, serta teknik memasak sesuai standar industri.

Ajang tersebut juga dilengkapi Global Chef Championship 2026 dengan lebih dari 30 kategori kompetisi masakan tradisional dan internasional. Program ini diharapkan mendorong peningkatan kompetensi tenaga profesional di sektor hotel, restoran, katering, dan jasa boga.

Sementara itu, industri kopi mendapat ruang melalui ICAB Competition 2026 dan KIROC yang bekerja sama dengan Dewan Kopi Indonesia. Kedua kompetisi tersebut menjadi sarana bagi para profesional untuk menunjukkan keahlian dalam pengolahan kopi sekaligus mendorong peningkatan kualitas produk kopi Indonesia.

Di sektor gelato, Gelato World Tour 2026 yang berkolaborasi dengan APCA membuka kesempatan bagi para perajin untuk mengembangkan resep kreatif, mengeksplorasi kombinasi cita rasa, serta memanfaatkan bahan baku lokal sebagai bagian dari inovasi produk.

Melalui pameran, kompetisi, seminar, talkshow, dan business matching, KRISTA InterFood 2026 diharapkan menjadi penggerak kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi, dan mitra internasional. Momentum ini sekaligus membuka peluang bagi IKM dan UMKM makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas, memperluas pasar, dan memperkuat posisi produk Indonesia di tengah persaingan global.