Depok || Radarpost.id
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menurut rencana akan menggelar Lomba Kepalangmerahan unit Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira yang diikuti oleh perwakilan kontingen dari Sekolah dan Kecamatan se-Kota Depok.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Lapangan Depok Open Space (DOS) jalan Margonda Raya, depan Kantor Balaikota Depok, akan dilaksanakan pada 20 September 2025.
Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz mengatakan, Lomba Kepalangmerahan ini merupakan ajang pengamalan PMR yang bertujuan untuk membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan agar siap menjadi relawan PMI di masa yang akan datang.
“Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepalangmerahan dari para pelajar atau PMR, untuk membentuk karakter yang sigap, tanggap dan tangguh. Serta sebagai wadah untuk mengevaluasi materi kepalangmerahan dan adu ketangkasan,” kata Dudi Mi’raz, Senin (08/09/2025).
Melalui lomba ini, kata Dudi diharapkan generasi muda bisa lebih meningkatkan jiwa kepedulian terhadap sesama, untuk saling menolong dan berguna bagi masyarakat.
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, semakin banyak juga sikap tolong menolong yang terbentuk tanpa membedakan satu dengan yang lainnya.

“PMR juga merupakan wadah organisasi remaja PMI yang nantinya akan memunculkan para relawan muda yang berkompeten,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Markas PMI Kota Depok, Imron Maulana menambahkan, dalam Lomba Kepalangmerahan ini akan melibatkan kurang lebih 1000 peserta se-Kota Depok.
Dengan adanya lomba ini, kata Imron, diharapkan generasi muda bisa lebih memiliki jiwa kemanusiaan yang saat ini semakin terkikis.
Menurutnya, seorang anggota PMR, harus lebih peduli dan senantiasa mengamalkan gerakan palang merah dan bulan sabit merah sebagai pedoman.
“PMR juga merupakan wadah organisasi remaja PMI yang nantinya akan memunculkan para relawan muda, yang berkompeten,” ungkapnya.
Selain itu juga untuk mengevaluasi para anak anak PMR yang telah diberikan pembekalan, dalam kegiatan orientasi untuk pembina Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira dan tingkat SD.
Lombanya nanti antara lain ada 7 materi pokok yang biasa dilombakan dalam kegiatan PMR adalah Gerakan Kepalangmerahan, Kepemimpinan, Pertolongan Pertama, Sanitasi dan Kesehatan, Remaja Sehat Peduli Sesama, Ayo Siaga Bencana, dan Donor Darah. Meskipun demikian, jenis lomba spesifik dapat bervariasi tergantung acara dan tingkat tingkatan PMR, seperti ada juga lomba lain seperti Olimpiade Kepalangmerahan (OPM) dan Tandu Darurat.
“Yang lebih menarik nanti ada lomba Abang dan Mpok PMR Kota Depok,” tutur Imron.
Dirinya berharap, seluruh anggota PMR tingkat Madya, Wira dan SD se-Kota Depok menjadi semakin kompak dan bisa melahirkan karakter pelajar Kota Depok makin berani.
“Nanti para juara akan diberikan piala dan hadiah uang pembinaan di masing-masing tingkatan. Kita juga akan berikan bagi yang juara umum, jadi Juara umum di setiap lomba dari 7 Perlombaan paling tidak bisa menjuarai empat atau lebih materi itu akan jadi Juara Umum,” katanya.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Diklat R. Gandara Budiana, mengatakan kegiatan ini digelar untuk mengevaluasi tentang organisasi kepalangmerahan kepada pembina PMR.
“Lomba ini akan menjadi ajang evaluasi materi kepalangmerahan dan adu ketangkasan yang selama ini diperoleh siswa di sekolah,” kata Gandara, yang saat itu didampingi Sekretaris PMI Kota Depok Eka Bachtiar.
Gandara menambahkan, jika generasi muda memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, maka makin banyak sikap tolong menolong yang terbentuk tanpa membedakan satu dengan yang lainnya.
“Mudah-mudahan rencana kegiatan perlombaan ini juga bisa dijadikan sebagai motivasi untuk mengembangkan pengetahuan yang lebih dalam, tentang materi PMR,” ujarnya.
“Mudah-mudahan kegiatan perlombaan ini juga bisa dijadikan sebagai motivasi untuk mengembangkan pengetahuan yang lebih dalam tentang materi PMR sehingga mereka bisa menjadi modal terbaik bagi Pemerintah Kota Depok,” pungkasnya. (**).













