Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Lomba Nyanyi Wadon Idol Sama Cerita Bocah Depok, Buka Daah Yang Juara Siapa Aja

banner 120x600

Depok || Radarpost.id
Sebanyak 22 siswa sekolah dasar dari 11 Kecamatan di Kota Depok turut ambil bagian dalam lomba Cerita Bocah Depok. Acara digelar dalam rangka memeriahkan perayaan Lebaran Depok di Jalan Boulevard GDC, Kecamatan Cilodong, Selasa (13/5/2025).

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba tradisional seperti Wadon Idol dengan tema kegiatan Ngaduk Dodol, yang semakin menambah semarak suasana.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri, M.M., yang hadir bersama istri tercinta, Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah, Anggota DPRD Kota Depok, OPD, Camat, Lurah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya melestarikan tradisi dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kembali budaya Depok kepada generasi muda sekaligus menanamkan kebanggaan akan identitas lokal dalam bingkai pendidikan karakter.
“Kegiatan ini adalah bagian dari tradisi orang tua kita yang harus dijaga dan dilestarikan. Apalagi dikombinasikan dengan penampilan edukatif seperti Cerita Bocah Depok yang melibatkan pelajar, tentu patut diapresiasi,” ujar Supian Suri.

Ketua Wadon Depok mpok Yus lagi ngasiin piala sama uang pembinaan bagi yang Juara lomba nyanyi Wadon Idol

Supian menambahkan, negara-negara maju seperti Jepang, Korea, dan beberapa negara Eropa selalu menjaga tradisinya meski berada di tengah kemajuan teknologi. Oleh karena itu, pelestarian budaya lokal juga menjadi tanggung jawab pemerintah bersama masyarakat.
“Masyarakat Depok sudah bangkit dan bersatu. Pemerintah setempat harus terlibat aktif agar kegiatan semacam ini bisa terus berkembang dan menjadi daya tarik wisata budaya di masa depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Lebaran Depok Anwar Nasihin mengatakan, lomba Cerita Bocah Depok, dan wadon Idol sebagai bentuk keterlibatan siswa dan emak emak wadon Depok merupakan bagian dari upaya edukasi budaya dan literasi yang bermuatan lokal.
“Ini adalah cara memperkenalkan dan melestarikan budaya Kota Depok, terutama melalui bahasa dan cerita. Harapannya, bahasa Depok bisa menjadi bahasa pergaulan sehari-hari dengan kaidah yang sopan dan baik,” tutur Anwar.

Para Juara Wadon Idol lagi foto sama panitia dan Ketua Wadon Depok, mpok Yus

Anwar berharap Cerita Bocah Depok ke depan bisa dijadikan sebagai Muatan Lokal (Mulok) di sekolah-sekolah, sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya yang kontekstual.
“Kami mengajak para guru, kepala sekolah, dan pengawas untuk turut terlibat, bahkan memiliki kamus bahasa Depok sebagai panduan. Walaupun ini baru pertama kalinya dilombakan di ajang Lebaran Depok, kami optimis ini adalah awal perjuangan untuk memadukan budaya literasi dengan tradisi lokal,” pungkasnya.

Berikut para juara lomba Cerita Bocah Depok dan Wadon Idol :
Lomba Cerita Bocah Depok
Juara pertama diraih oleh Rakha Athariz, dari SDN Duren Seribu 4, Juara kedua dari SDN Anyelir 1 Aqeela Dhiyas dan Juara ketiga diraih oleh Farzan Pramudhita dari SDN Cilodong 1.
Juara Wadon Idol :
Juara 1, nomer 10 Cipayung mpok Lusiana
Juara 2, nomer 14 Sukmajaya, mpok Herlina
Juara 3, nomer 02 Cilodong mpok Tuti. (**).