Jakarta|| Radarpost.id
Proyek LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai memasuki tahap akhir pembangunan. Jalur yang menjadi bagian dari LRT Jakarta Fase 1B ini ditargetkan mulai diresmikan pada Agustus 2026 dan nantinya memungkinkan perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditempuh sekitar 28 menit.
Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Robert Sarjaka, mengatakan proses penyelesaian proyek masih berlangsung, terutama pada pekerjaan jalur atau track dan sistem persinyalan kereta.
Menurut Robert, jadwal peresmian LRT Jakarta Velodrome-Manggarai masih menunggu arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Rencananya masih di Agustus, untuk tanggalnya kami mengikuti arahan dari Pemprov DKI Jakarta. Saat ini progres sedang penyelesaian pekerjaan track dan persinyalan kereta,” kata Robert, Kamis (20/8/2026).
Kelapa Gading-Manggarai 28 Menit
Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memperpanjang jaringan transportasi berbasis rel di Ibu Kota hingga Manggarai. Rute ini memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dan melintasi 11 stasiun.
Dengan beroperasinya jalur tersebut, waktu perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai diperkirakan sekitar 28 menit.
“Sekitar 28 menit dari Kelapa Gading ke Manggarai. Totalnya akan melewati 11 stasiun,” ujar Robert.
Bagi masyarakat Jakarta, tambahan rute ini diharapkan dapat memperluas pilihan transportasi umum, khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan dari wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur menuju kawasan Manggarai di Jakarta Selatan.
Selain memangkas waktu perjalanan, keberadaan LRT Jakarta juga akan memperkuat konektivitas antarkawasan yang selama ini memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.
11 Stasiun LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Sepanjang perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai, penumpang akan melewati 11 stasiun. Berikut daftarnya:
Kelapa Gading
Boulevard Utara
Boulevard Selatan
Pulomas
Equestrian
Velodrome
Rawamangun
Pramuka
Matraman
Proklamasi
Manggarai
Rangkaian stasiun tersebut membuat jalur LRT Jakarta Fase 1B tidak hanya menjadi penghubung antara Kelapa Gading dan Manggarai, tetapi juga membuka akses transportasi publik di sejumlah kawasan permukiman, pusat aktivitas, dan simpul transportasi Jakarta.
Tarif LRT Jakarta Belum Diputuskan
Meski jadwal pengoperasian semakin dekat, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai belum ditetapkan.
Robert mengatakan besaran tarif masih dalam tahap kajian. Keputusan mengenai tarif nantinya berada di tangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Untuk tarif masih tahap kajian, dan akan diputuskan oleh Pemprov DKI Jakarta,” katanya.
Dengan demikian, masyarakat masih perlu menunggu keputusan resmi mengenai harga tiket sebelum menggunakan layanan LRT Jakarta pada rute baru tersebut.
LRT Jakarta Akan Dilanjutkan ke Dukuh Atas
Pengembangan jaringan LRT Jakarta tidak berhenti di Manggarai. Setelah jalur Velodrome-Manggarai beroperasi, pemerintah dan pengelola juga menyiapkan kelanjutan jaringan menuju Dukuh Atas.
Pembangunan rute Manggarai-Dukuh Atas direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan pada 2027.
“Untuk yang ke Dukuh Atas direncanakan tahun depan sudah mulai proses pembangunan,” ujar Robert.
Jika rencana tersebut berjalan, jaringan LRT Jakarta akan semakin terhubung dengan kawasan strategis di pusat Ibu Kota. Dukuh Atas sendiri merupakan salah satu kawasan penting dalam jaringan transportasi publik Jakarta karena menjadi titik pertemuan sejumlah moda transportasi.
Menghubungkan Tiga Wilayah Jakarta
Secara keseluruhan, LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer. Jalur ini menghubungkan tiga wilayah Jakarta, yakni Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan transportasi publik Jakarta untuk menyediakan alternatif perjalanan yang lebih cepat dan terintegrasi.
Dengan target peresmian pada Agustus 2026, perhatian selanjutnya tertuju pada penyelesaian pekerjaan konstruksi, kesiapan sistem persinyalan, penetapan tarif, serta kesiapan operasional sebelum LRT Jakarta Fase 1B melayani masyarakat.
Bagi pengguna transportasi umum, beroperasinya rute Kelapa Gading-Manggarai nantinya bukan hanya soal hadirnya jalur baru, tetapi juga pilihan perjalanan yang lebih terhubung di tengah tingginya mobilitas warga Jakarta.













