Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Malam Nuzulul Quran di Ponpes Dar El-Fikr: KH Hadi Ajak Warga Pacitan Perbanyak Shalawat Badar

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pondok Pesantren Dar eL Fikr Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Sekaligus Kenang Perjuangan Syuhada Badar di Malam Nuzulul Quran yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan menjadi momen penting bagi umat Islam.

Di malam ini, diturunkannya wahyu Alquran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Pengasuh Pondok Dar El-Fikr Kota Depok KH. Hadi Hadiatullah, mengingatkan santrinya dan warga untuk tidak hanya fokus pada peristiwa turunnya Al-Quran. Ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak shalawat kepada para sahabat Nabi yang gugur syahid dalam peristiwa Perang Badar.

“Malam ini kan pas malam 17 Ramadan. Sebagai bentuk tabaruk (pengambilan berkah) dan penghormatan, jangan lupa baca shalawat badar,” kata KH Hadi, Jumat (6/3/2026) malam.

KH. Hadi menjelaskan, shalawat badar merupakan bentuk penghormatan dan doa kepada para sahabat Nabi yang berjuang membela Islam di Perang Badar. Perang Badar adalah pertempuran pertama kaum Muslim melawan kaum Quraisy yang terjadi pada tahun 2 Hijriah.

Selain shalawat badar, Gus Muadz juga mengingatkan masyarakat untuk membaca tawasul khusus kepada para pejuang Perang Badar (Ahlul Badar).

“Jangan lupa tawasul khusus kepada ahlul badr kulluhum ajmain wa shohibu shalawat badar kepada para sesepuh,” pesan KH.

Selain itu, KH. Hadi, berharap di malam Nuzulul Quran ini umat Muslim, khususnya warga Pacitan, dapat meraih keberkahan dan syafaat (pertolongan) dari para pejuang Badar.

“Semoga kita semua mendapatkan berkah dan syafaat para pejuang Badar,” kata KH.

Malam Nuzulul Quran biasanya dirayakan oleh umat Islam dengan memperbanyak ibadah, seperti shalat tarawih, tadarus Al-Quran, dan doa bersama.

Sementara itu penyaji materi Pondok Pesantren Dar El-Fikr Luthfi mengatakan sejarah perang Badar terjadi pada 17 Ramadan. Ia juga menekankan bagaimana perjuangan para sahabat Nabi saat itu yang tetap teguh meski dalam kondisi berpuasa, sehingga nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan bisa menjadi teladan bagi jama’ah yang hadir.

Setelah sesi penjelasan sejarah selesai, acara dilanjutkan dengan agenda utama yaitu pembacaan Ashlul Qadar secara berjamaah. Seluruh santri dan warga yang memadati masjid larut dalam pembacaan doa dan sholawat tersebut dengan khidmat.

Momen makan bersama ini menjadi ajang ramah tamah yang hangat, serta mempererat kebersamaan antara para santri pondok dengan masyarakat sekitar di malam Ramadan tersebut.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan di Ponpes Dar El-Fikr. Selain untuk memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam, acara ini juga bertujuan untuk menjaga silaturahmi yang baik antara pihak pesantren dengan warga setempat. Setelah acara selesai, para santri dan warga membubarkan diri dengan tertib. (**).