Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Opsih Rutin, UPT Pasar Tugu Berkomitmen Tingkatkan Kualitas dan Kenyamanan Pasar

banner 120x600

DEPOK || Radarpost.id

Di dalam gedung Pasar Tugu, tampak puluhan pegawai pasar, mulai dari penjaga kebersihan, kemanan, hingga staf pasar serta anggota Babinsa Kelurahan tugu sedang bersiap siap untuk melaksanakan operasi bersih (opsih) dengan terlebih dahulu melaksanakan apel pagi bersama. “Kegiatan apel dan opsih ini rutin kami lakukan dua kali dalam seminggu, setiap Selaja dan Jumat,” ujar Ikhwan usai pimpin apel, Jumat (28/02/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan guna meningkatkan serta menjaga kebersihan dan kenyamanan para pedagang dan pengunjung yang mengunjungi pasar. “Kalau pasar bersih dan rapih, pengunjung akan betah berbelanja di sini,” tuturnya.

Sementara itu Kasubag TU Pasar Tugu Ringgi mengatakan, kegiatan opsi dilakukan oleh 30 orang pegawai pasar yang bahu membahu membersihkan areal gedung. Mulai dari dalam gedung, hingga keluar gedung.

“Kami berharap dengan menjaga kebersihan pasar, pengunjung dapat merasa nyaman dan semakin banyak yang berbelanja di sini (Pasar Tugu),” kata Ringgi.

Dirinya berharap, dengan dirutinkannya kegiatan opsi dapat meningkatkan minat pembeli untuk datang ke Pasar Tugu, sehingga roda perekonomian dapat berjalan dengan baik di pasar tersebut. “Kami juga akan melakukan beberapa renovasi untuk mebuat pasar ini semakin nyaman dikunjungi masyarakat,” paparnya.

Pasar Tugu atau masyarakat sekitar biasa menyebutnya Pasar Tugu ini terdiri dari satu gedung utama yang memiliki dua lantai, untuk pakaian, perhiasan dan penjahit, lalu jalur bina marga untuk pedagang sembako, sayur mayur, dan daging, serta jalur irigasi untuk kelontong dan buah-buahan.

Pasar ini berdiri di lahan seluas 1.890 meter persegi, letaknya berada di Jalan Raya Menpor, Kelurahaan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Keadaan pasar ini relatif bersih dibandingkan pasar tradisional lainnya. Kios-kios pedagang tertata rapih dan jalanannya pun bersih, jarang ditemukan sampah. Selain itu di Pasar Pal ini terdapat lima orang petugas kebersihan serta satu armada truk.

Terdapat tempat sampah di dua titik yakni di samping pasar dekat dengan tempat parkir dan satu titik terakhir berada di belakang pasar.

Sampah akan dipilah bedasarkan jenis sampah organik dan non organik, lalu dikumpulkan dan di buang ke TPS, kemudian dari TPS sebagian sampah organik dan semua sampah non organik diangkut oleh truk untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sedangkan yang organik disimpan untuk dijadikan pupuk.

Pembuangan sampah ke TPA dilakukan dua kali sehari dan diangkut oleh Dinas Keamanan dan Pertamanan (DKP), kecuali hari minggu, karena jalan menuju TPA ditutup.

Yang menjadi masalah ialah tempat sampah yang seharusnya hanya diperuntukkan sampah pasar, namun malah disalahgunakan oleh masyarakat setempat yang ditinggal di sekitar pasar untuk ikut membuang sampah di tempat pembuangan sampah yang hanya diperuntukkan pasar. (**).