Depok || Radarpost.id
Kota Depok menjadi pusat perhatian para atlet taekwondo. Sebanyak 672 atlet dari berbagai club dan kontingen ikut berpartisipasi dalam Kejuaraan Taekwondo piala DPRD Open yang berlangsung selama dua hari, 24-25 Mei 2025, di Sport GOR Jln Boelevar Grand Depok City Kota Depok.
Kejuaraan Taekwondo merebutkan Piala Ketua DPRD 2025 sukses dan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan penuh dari masyarakat.
Ajang ini menjadi momen bergengsi untuk mengasah kemampuan serta menampilkan talenta muda terbaik dalam olahraga taekwondo.
Event yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kota Depok ini sukses menyajikan pertandingan yang menarik.

Dengan semangat juang yang tinggi, para atlet dari berbagai usia dan kelas bertanding memperebutkan gelar juara.
Setiap gerakan tendangan dan pukulan yang mereka lakukan disambut dengan sorak sorai penonton yang memadati arena pertandingan.
“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para atlet untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat tali silaturahmi,” kata Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Depok Zikri Dwi Darmawan, usai acara Minggu, (25/05/2025).
Zikri Dwi Darmawan, menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan peningkatan prestasi atlet, khususnya dari Kota Depok.
“Kami menghadirkan pertandingan dengan kategori geolgi dan konsep kelas dari Super Cadet hingga Senior, dengan dukungan 35 wasit yang mengawal jalannya pertandingan secara profesional,” jelas Zikri.

Zikri menambahkan, ajang ini merupakan momen berharga bagi para atlet muda untuk berlatih tanding, mengasah kemampuan, dan menyiapkan diri menjadi juara masa depan.
“Dari sini, kita bisa melihat potensi-potensi baru yang akan menjadi generasi penerus olahraga taekwondo,” tambahnya.
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, mengapresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini.
“Melalui kejuaraan ini, kita tidak hanya mencetak juara, tapi juga membangun karakter dan semangat sportivitas generasi muda,” ujar Ade.
“Harus menjadi kegiatan rutin setiap tahun di Kota Depok. Terlebih banyak atlet yang ikut dalam kejuaraan ini,” katanya
Ade, menekankan pentingnya acara ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai kesempatan menjaring potensi atlet Taekwondo di Kota Depok di masa depan.
“Taekwondo ini merupakan olahraga beladiri yang cukup digemari masyarakat kita, Cukup banyak atlet berprestasi yang berasal dari Kota Depok,” jelas Ade.

Ade, berharap, pada kejuaraan ini akan melahirkan bibit unggul baru atlet Taekwondo Kota Depok yang memberi prestasi tidak hanya di tingkat Nasional, tetapi juga turnamen Internasional.
“Kami ucapkan terima kasih kepada panitia Kejuaraan Taekwondo Piala DPRD 2025 yang telah menyelenggarakan acara ini dengan baik,” ujar Ade.
Ade turut menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Heri Supriyanto Selaku Ketua KONI Depok yang kembali menjabat dalam posisi barunya. Ia berharap sinergi antara lembaga dapat semakin memperkuat prestasi olahraga di Kota Depok.
Sementara itu Ketua Panitia Jaksen mengatakan, kejuaraan ini diikuti oleh 51 tim kontingen dengan total 672 atlet, serta didukung oleh 35 wasit. Kategori yang dipertandingkan meliputi geolugi dan konsep, dengan kelas mulai dari super cadet hingga senior.
Jeksen, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi sarana evaluasi bagi atlet dan pelatih, sekaligus wadah untuk mengukur keberhasilan pembinaan selama ini.
“Kejuaraan ini menjadi ruang bagi para atlet dan pelatih untuk menguji dan membuktikan hasil dari latihan rutin mereka. Dengan bertemu peserta dari klub lain, bisa dilihat sejauh mana hasil pembinaan yang telah dilakukan,” katanya.
Ia berharap kejuaraan seperti ini dapat digelar secara rutin, minimal satu kali dalam setahun.
Untuk apresiasi, DPRD Kota Depok memberikan piala kepada para juara peringkat satu hingga tiga.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membina atlet muda Kota Depok agar dapat tampil di ajang yang lebih tinggi, termasuk dalam rangka mempersiapkan Porprov 2026, di mana Kota Depok menargetkan masuk 10 besar.
“DPRD mendukung, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran. Termasuk dalam penggunaan sarana publik seperti GOR dan Balai Rakyat untuk dijadikan pusat pelatihan, agar para atlet bisa fokus berlatih tanpa hambatan,” jelasnya.
Ia juga mengajak keterlibatan publik dalam mendukung dunia olahraga, termasuk partisipasi dari sektor swasta, dunia usaha, akademisi, dan komunitas.
“Yang punya tempat latihan, anggaran, atau bisa menjadi sponsor, mari ikut mendukung. Pemerintah dan DPRD siap memfasilitasi bentuk dukungan tersebut,” tutupnya. (**).













