Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pesta Rakyat Mewarnai Keriaan Beji, Pradi Minta Terus Lestarikan Budaya Kearifan Lokal

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pesta Rakyat tahun ini dimeriahkan oleh banyak penampilan, berbagai pertunjukan budaya seperti pawai budaya, prosesi besanan, palang pintu, fashion show, gambang kromong, rebut dandang, tarian tradisional, lomba permainan rakyat, dan kegiatan menarik lainnya.

Kegiatan ini akan berlangsung di Lapangan jalan Jawa, Beji, Kota Depok pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Keceriaan makin memuncak ketika dilakukan perlombaan-perlombaan. Gembira bagi anak-anak dan dewasa. Salah satunya adalah tampilan dua sosok pengantin.
Riuh rendah para penonton, semakin menambah keriaan suasana.

Tidak hanya pertunjukkan di panggung gembira, masyarakat yang datang juga dimanjakan dengan bazaar penjualan makanan khas Beji. Dapat ditemukan berbagai makanan, seperti kuliner, sate ayam, bakso, bakmi, hingga gorengan, dan jajanan pasar.

Total tercatat lebih dari 3000 warga Beji dan sekitarnya yang menghadiri kegiatan Pesta Rakyat tersebut.

Keriaan Beji digelar sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan budaya khas Betawi-Depok kepada masyarakat luas.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pradi Supriatna yang menyempatkan hadir mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian kebudayaan lokal yang sudah ada sejak lama.

“Kami hadir memberikan apresiasi bahwa Keriaan Beji, berbagai tradisi kita satukan dan perkenalkan kepada masyarakat luas, bahwa Depok memang memiliki kekayaan budaya Betawi-Depok,” kata Pradi, Sabtu (12/07/25), usai jadi saksi pernikahan di lapangan Jawa Baji.

Pradi menjelaskan, konsep Keriaan Beji tahun ini dirancang mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Sebagai festival budaya, kegiatan ini juga menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk ikut berpartisipasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

“Budaya itu berkembang. Di Depok sekarang tidak hanya ada orang Betawi, tapi juga banyak pendatang dari berbagai latar budaya. Keriaan Beji menjadi ruang inklusif untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan,” jelasnya.

Pradi berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya lokal.
“Mudah-mudahan Keriaan Beji bisa menjadi ajang pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Karena pada dasarnya, budaya harus diwariskan dari generasi ke generasi,” pungkasnya. (**).