Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login
Daerah  

Proyek Rusunawa Daan Mogot Disorot, Sejumlah Teralis Jendela Belum Terpasang

banner 120x600

JAKARTA, Radarpost.id – Proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Daan Mogot menjadi perhatian publik setelah ditemukan puluhan material besi teralis jendela yang belum terpasang di sejumlah unit hunian. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai progres fisik pekerjaan, khususnya karena pembayaran proyek disebut telah dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, sejumlah teralis jendela terlihat masih tersimpan dan belum terpasang di beberapa titik area rusunawa. Padahal, teralis merupakan bagian penting dari spesifikasi bangunan yang berfungsi menunjang keamanan dan keselamatan calon penghuni.

Kondisi tersebut memicu perhatian masyarakat terkait kesesuaian antara realisasi pekerjaan di lapangan dengan laporan administrasi proyek. Namun demikian, hingga kini belum terdapat keterangan resmi yang menjelaskan apakah pemasangan teralis tersebut masih dalam tahap penyelesaian atau mengalami kendala teknis tertentu.

Dalam struktur pelaksanaan proyek, pengawasan kegiatan berada di bawah tanggung jawab Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sarana dan Prasarana, sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dijalankan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha. Peran pengawasan dinilai krusial untuk memastikan seluruh item pekerjaan dilaksanakan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis.

Seorang pengamat kebijakan publik menilai, keterlambatan atau belum terpasangnya elemen bangunan penting perlu mendapat perhatian serius.

“Komponen seperti teralis jendela berkaitan langsung dengan aspek keselamatan. Jika memang belum terpasang, perlu penjelasan terbuka apakah pekerjaan masih berjalan atau terdapat persoalan lain,” ujarnya.

Di sisi lain, belum adanya keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun pengelola proyek terkait alasan belum terpasangnya teralis membuat publik menunggu kejelasan lebih lanjut. Transparansi informasi dinilai penting guna menghindari kesalahpahaman serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proyek hunian publik.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh, sekaligus memastikan seluruh pekerjaan diselesaikan sesuai ketentuan kontrak. Langkah tersebut dinilai penting agar Rusunawa Daan Mogot dapat segera dimanfaatkan secara optimal sebagai hunian yang aman dan layak bagi masyarakat.***