Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

The SIGIT Rilis “Bread & Circus”, Tanda Comeback Setelah 6 Tahun dan Era Baru dengan 3 Personel Baru

The SIGIT, resmi membuka era baru mereka lewat single terbaru berjudul “Bread & Circus”. ( Dok the sigit).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Band rock asal Bandung, The SIGIT, resmi membuka era baru mereka lewat single terbaru berjudul “Bread & Circus” yang dirilis mulai 3 April 2026 di berbagai platform streaming musik.

Lagu ini menjadi penanda kembalinya The SIGIT setelah enam tahun absen merilis karya baru. Terakhir, mereka merilis single “Another Day” pada 2020. Kini, kuintet tersebut hadir dengan warna musikal yang lebih segar sekaligus formasi anyar.

Formasi Baru, Energi Baru

Era baru The SIGIT ditandai dengan bergabungnya tiga personel baru, yakni Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum). Mereka melengkapi dua personel lama, Rekti Yoewono (vokal, gitar) dan Farri Icksan Wibisana (gitar).

Rekti mengakui, kehadiran wajah baru membawa dinamika berbeda dalam tubuh band.

“Dengan bertambahnya tiga orang baru, ada etos yang berbeda, dinamika komunikasi yang berbeda, yang mana semuanya membutuhkan adaptasi,” ujar Rekti dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, proses adaptasi tersebut berjalan beriringan dengan proses bermusik yang terus berkembang.

Angkat Isu Struktural Lewat Musik

Secara tematik, “Bread & Circus” mengangkat isu sosial yang cukup relevan, mulai dari perampasan ruang hingga penyalahgunaan kekuasaan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Lagu ini menjadi refleksi kritis sekaligus pengingat bahwa dampak dari eksploitasi tersebut pada akhirnya akan kembali dirasakan oleh alam dan manusia.

Tak hanya kuat secara pesan, The SIGIT juga menghadirkan eksplorasi musikal baru. Masih mengusung gaya guitar-driven rock, mereka kini menambahkan sentuhan synthesizer dan instrumen elektronik yang mempertebal nuansa psychedelic rock.

Kolaborasi Produksi dan Visual

Dalam proses produksi, The SIGIT menggandeng sejumlah kolaborator. Tanya Ditaputri turut mengisi vokal latar, sementara Budianto Setyadi dipercaya sebagai produser sekaligus mixing engineer.

Sisi visual “Bread & Circus” digarap oleh Gunkbudi dan Refantho Ramadhan, yang bertanggung jawab atas artwork dan materi fotografi.

Rekti menilai kontribusi para personel baru juga sangat terasa dalam proses kreatif.

“Perspektif dan perbendaharaan musikal mereka membuka cakrawala baru dalam pembuatan dan aransemen lagu,” jelasnya.

Pembuka Rangkaian Karya Baru

Lebih dari sekadar single, “Bread & Circus” disebut sebagai gerbang awal dari rangkaian materi baru yang tengah disiapkan The SIGIT.

Band ini memastikan, sejumlah lagu lain dengan karakter yang tak kalah kuat sudah dipersiapkan untuk dirilis dalam waktu mendatang.

“Saya rasa lagu-lagu baru lain yang sudah kami buat juga memiliki daya tarik yang tidak kalah menarik. Ada pembaruan yang menyegarkan,” tutup Rekti.

Selain perilisan di platform digital, video musik “Bread & Circus” juga dijadwalkan tayang perdana di kanal YouTube resmi The SIGIT pada 3 April 2026 pukul 20.00 WIB.