Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Marcell Darwin Dalami Peran Suami Bermasalah di Film “Dalam Sujudku”

Aktor Marcell Darwin mengaku menghadapi tantangan emosional saat memerankan karakter suami dengan konflik rumah tangga dalam film Dalam Sujudku.(Ist)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Aktor Marcell Darwin mengaku menghadapi tantangan emosional saat memerankan karakter suami dengan konflik rumah tangga dalam film Dalam Sujudku. Peran tersebut dinilai berbeda dari karakter yang selama ini ia tampilkan di layar lebar.

Dalam keterangannya di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (10/4), Marcell mengatakan karakter yang ia perankan memiliki kompleksitas emosi, termasuk menghadapi kesalahan besar dalam rumah tangga hingga pergulatan batin untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

“Karakter ini jauh dari kehidupan saya sehari-hari, jadi memang perlu pendalaman. Bahkan sebelum mengambil peran ini, saya juga berdiskusi dan meminta izin kepada istri,” ujar Marcell.

Film yang disutradarai Rico Michael ini mengangkat kisah reflektif tentang dinamika rumah tangga, pengkhianatan, serta perjalanan spiritual seseorang dalam menemukan makna hidup.

Menurut Rico, film tersebut tidak hanya menghadirkan drama keluarga, tetapi juga membawa pesan moral tentang harapan dan keteguhan iman di tengah ujian kehidupan.

“Film ini kami hadirkan sebagai refleksi, terutama bagi mereka yang sedang berada di titik terendah. Harapannya, penonton bisa menemukan makna bahwa selalu ada jalan untuk bangkit,” kata Rico.

Selain Marcell, film ini turut dibintangi oleh Vinessa Inez, Naura Hakim, Chika Waode, serta Denis Adhiswara yang menghadirkan dinamika cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Film Dalam Sujudku dijadwalkan tayang di bioskop mulai 16 April 2026. Cerita yang diangkat menyoroti tema keikhlasan, memaafkan, serta kekuatan doa sebagai bagian dari proses pemulihan diri dalam kehidupan rumah tangga.

Melalui pendekatan tersebut, film ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan ruang refleksi bagi penonton terhadap nilai-nilai spiritual dan relasi keluarga.