Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Persibb Bojong Batas Pocin: Sukses Hadirkan Legenda Jakarta All Stars VS Bandung All Stars

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Trofeo Brotherhood, Persibb Bojong Batas Pondok Cina, sukses menggelar turnamen Sepak bola dengan dua tim tangguh Jakarta All-Stars, dan Bandung All-Stars sebagai ajang persaudaraan dan persahabatan.

Duel klasik antara Bandung All stars melawan Jakarta All stars tersaji di Lapangan Metro Kukusan Beji, Kota Depok, Sabtu (8/8/2026). Duel klasik ini melibatkan legenda kedua tim dari era 1980-an.

Nampak hadir Ketua KONI Herry, Exco PSSI Kota Depok Hendra Dimun, Irwan Nurwanto, Sekum PSSI Depok, Disporyata Kota Depok Nana Berlin dan Keluarga besar Persibb Bojong Batas Pondok Cina.

Setelah lebih dari satu dekade, panggung sepakbola legenda Jakarta, Depok dan Bandung All-Star menyapa Kota Depok. Ajang bergengsi sepakbola antar legenda ini sebagai euforia digagas oleh klub Persibb Bojong Batas Pondok Cina.

Para Legenda Kenang Laga Klasik Jakarta All Stars Vs Bandung All Stars Laga digelar antara mantan pemain Persib Bandung melawan mantan pemain Persija Jakarta.

Skuat Bandung All star di huni para pemain Persib seperti Rohby Darwis, Ajat Sudrajat, Yusuf Bachtiar, Sutiono Lamso, hingga Djadjang Nurdjaman, Nur salim, Salim Alaydrus, Suwita Pata, Edi Kurnia, Gunawan Dwi Cahyo, Riky Ceper, dan Marzuki.

Sementara Jakarta All stars diperkuat Aliyudin, M. Robby, Kamarudin Betay, Didik Darmadi, Marzuki Nyak Mad, dan Rahmad Darmawan, Guntur, Yaris Riyandi, Herry Harisbury dan Budiman.

Laga yang berlangsung 2×20 menit ini mempererat kebersamaan (brotherhood). Ada tiga tim yang saling bertemu dalam durasi paruh waktu singkat untuk menguji strategi antara .Jakarta All-Stars, Bandung All-Stars dan Persibb Bojong Batas Pondok Cina Beji, Kota Depok.

Laga utama mempertemukan dua tim
Pertandingan pertama Legend Jakarta All Star vs Persibb Bojong Batas Pocin, hasil akhir skor 6 – 0 kemenangan Legend Jakarta All Stars.

Legenda Persib Bandung Robby Darwis dan Ketua Persibb Bojong batas Pondok Cina Depok Abdul Azis, saat bersama wartawan. (foto.adm).
Laga Pertandingan kedua antara Bandung All Star Vs Persibb All-Stars, skor 2-1 dan laga Pertandingan ketiga antara Jakarta All Star Vs Bandung Old Star hasil akhir dengan skor 3 – 1.

Salah satu legenda Persib, Robby Darwis, mengungkapkan laga ini sengaja digelar sebagai ajang nostalgia atau ajang silaturahmi para mantan pesepakbola.

“Yang jelas ini adalah ajang silaturahmi karena sudah kangen juga sama teman-teman Persija ini. Sudah sekitar 20 tahun lebih nggak ketemu di lapangan. Kalau di luar sih suka ketemu cuma di lapangan sudah jarang atau tidak pernah,” ungkap Robby setelah pertandingan.

Di sisi lain, mantan pemain legenda Persija, Aliyudin mengatakan bahwa ajang ini memiliki nilai penting, bukan hanya untuk dirinya namun juga untuk Persija.

“Kami juga ingin tunjukkan kepada adik-adik kita yang di bawah kalau persaingan hanya di lapangan saja. Kalau sudah di luar (lapangan) selesai,” ucap Aliyudin.

Robby Darwis pun berharap ke depan pertandingan persahabatan harus di adakan secara rutin. Agar tidak ada permusuhan yang terjadi antara Persib dengan Persija seperti yang terjadi pada eranya.

“Dulu nonton bola nggak ada musuh-musuhan. Paling enak, Persib main ada penonton dari Persija. Begitu juga Persija, jadi sangat menguntungkan tuan rumah. Mudah-mudahan ke depan seperti itu,” katanya penuh harap.

Sementara itu Ketua Umum dan Pendiri Persibb Bojong Batas, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok Abdul Azis mengungkapkan pendekatan ini memberikan sentuhan emosional sekaligus nostalgia bagi pemain dan penggemar.

“Ini adalah kunjungan balasan, dulu kita setiap tahun hadir ke Bandung lakukan pertandingan persahabatan, dan juga dari Jakarta All stars ikut hadir,” ucap Azis.

Pera legenda mantan pemain Persija dan Persib Bandung, saat foto bersama sebelum pertandingan dimulai. (foto.adm).
“Di sini pembedanya pemain ingin membuat timnya sendiri, karena selain soal pertandingannya ada sisi nostalgia juga dan memberikan yang terbaik untuk fans,” ucap Abdul Azis.

Azis menyatakan, pemilihan Depok sebagai tuan rumah juga sarat makna historis dan kultural. Dalam keseruan Trofeo bareng Legenda dalam Persaudaraan All Stars 2026.

“Kami mengapresiasi atas kerjakeras bang Ugi dan bang Budi, yang telah menghadirkan para legenda sepakbola dari Persija dan Persib Bandung, kalau nggak ada mereka berdua belum tentu ini ada pertandingan seperti ini,” tuturnya.

“Kita juga hadirkan empat pemain timnas U-20, seperti Josh holong, Tristan Ibrahim, Peres Tjoe dan lain lain, bermain menghadapi 20 anak anak Kota Depok,” tambahnya.

Ditempat yang sama Ketua KONI Kota Depok Herry Suprianto menyampaikan mengapresiasi atas kegiatan ini luar biasa, melihat pertandingan antara mantan pemain Persija dan Persib Bandung.

“Ini Luar biasa, panitia bisa menghadirkan para pemain legendaris dari Persija dan Persib, saya juga berharap ini sebagai pertanda mereka bisa akur dan kompak,” ucap Herry.

“Apalagi saya liat ada pemain timnas U-20 bisa hadir bermain sama 30 anak anak Depok, ini sebagai motifasi anak muda kita semakin semangat bermain bola,” tutupnya. (**).