Depok || Radarpost.id
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok Kolaborasi dengan Kwarcab Parmuka khusus pramuka Penggalang akan menggelar Firefighter Skill Competition 2025. Momen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi anggota pemadam kebakaran dan pramuka penggalang tingkat SMP se-Kota Depok, untuk menilai kemampuan anggotanya dalam menghadapi berbagai masalah standar untuk menunjukkan kemampuan, ketangkasan, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran maupun penyelamatan.
“Ini untuk pertama kalinya Kita melaksanakannya, ini karena bagaimanapun tidak ada pemadam kebakaran hebat, yang ada pemadam kebakaran harus terlatih,” kata Kabid Pengendalian Oprasional Disdamkar dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Haryati, Sabtu (8/11/2025), usai latihan dan gladi resik untuk acara puncak besok.
Tessy Haryati, yang akrab disapa Tessy ini menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini untuk membangun mental tangguh para peserta agar selalu siap siaga memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan.

“Rencananya, kegiatan akan berlangsung pada Minggu, 9 November 2025, di area Car Free Day (CFD) Kota Depok,” ucapnya.
“Tujuannya adalah membangun mental setiap peserta agar siap siaga memberikan bantuan jika terjadi kebakaran atau situasi penyelamatan,” tambahnya.
Para anggota sudah berlatih dan mempersiapkan diri sejak satu bulan sebelumnya. Mereka melatih kemampuan teknis, fisik, dan psikologis agar bisa mencapai skor terbaik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat tanggap darurat sejak dini,” ujarnya.
Tessy menuturkan, materi yang dilombakan mencakup aspek mental dan ketangkasan, dengan fokus pada upaya pencegahan kebakaran serta penyelamatan.
Para peserta akan diuji melalui berbagai simulasi dan permainan keterampilan yang menuntut kerja sama tim, kecepatan, serta ketepatan dalam mengambil keputusan di lapangan.

“Untuk tahun ini kami adakan khusus bagi anggota Damkar dan Pramuka penggalang SMP. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini bisa dikembangkan untuk seluruh lapisan masyarakat,” ujar Tessy.
Tessy pun berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi antara petugas pemadam kebakaran dan generasi muda, khususnya Pramuka.
Melalui kegiatan ini, ia ingin tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya peran bersama dalam mencegah kebakaran serta memberikan bantuan awal saat terjadi bencana.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Damkar Depok dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penyelamatan dan mitigasi bencana.
Selain itu, ajang ini diharapkan mampu mempererat solidaritas antarpersonel pemadam kebakaran sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
“Dengan adanya Depok Firefighter Skill Competition 2025, Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya siaga bencana di tengah masyarakat,” katanya.
Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga menjadi bagian penting dari kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan diri, lingkungan, dan sesam. (**).













