Depok || Radarpost.id
Keheningan pagi yang biasa dirasakan warga Jln. Swadaya IV RT 005 RW 002 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Kota Depok itu mendadak terpecah. Pasalnya, pada Minggu (30/11/2025) kemaren pagi itu.
Warga beramai-ramai melakukan kerja bakti membangun dan merenovasi Mushola mereka sendiri dan sekaligus menambah bangunan lebih ditingkatkan akan menjadi duan lantai.
Mushola Nurul Huda mengalami kerusakan karena sudah mulai menua bagian atapnya yang terus-menerus apalagi akhir akhir ini curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini. Akibatnya, atap masjid menjadi rapuh dan bocor.

Hal ini butuh perhatian dari warga sekitar. Dengan inisiatif dari warga setempat, Mushola Nurul Huda mendapatkan perhatian dan kesempatan dari warga sekitar.
Sejak beberapa hari yang lalu, warga RW 002, bergotong-royong melakukan renovasi dan membangun mushola. Hingga saat ini, kegiatan renovasi pun masih berlanjut.
Ketua RT 05 RW 02 Iwan Jahari menjelaskan, dalam pembangunan tempat ibadah itu tujuannya tidak hanya untuk kenyamanan masyarakat saat beribadah saja.
“Tapi juga untuk mempertahankan kekeluargaan masyarakat sendiri dengan bergotong-royong semua jadi saling bertegur sapa,” ujarnya saat dimintai komentar.
Iwan jauhari mengaku, pembangunan masjid tersebut dilakukan murni dari swadaya masyarakat sendiri. Swadaya masyarakat terkumpul dari beberapa sumber.
Mulai dari infak harian dan mingguan yang diperoleh dari masjid, donasi dari para sukarelawan serta iuran dari setiap rumah yang ada di RW 002 dan sekitar Kelurahan Beji.
“Iuran atau penggalangan dana yang dilakukan oleh panitia pembangunan masjid memperoleh uang sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu tiap kepala rumah,” jelasnya.
Para warga, lanjutnya, juga memberikan donasi dalam bentuk material-material bangunan berupa semen, pasir, batu, dan makanan.
Ia menambahkan, seluruh warga berperan dalam membangun dan merenovasi masjid tersebut. Tidak hanya bapak-bapak saja, pemuda-pemuda karang taruna juga ikut bergotong-royong.
Sementara itu, Ketua RW 02 Ahmad Burhanudin mengatakan, kerja bakti renovasi dan membangun menambah lantai itu dilakukan selama hari Sabtu dan Minggu, kemudian dilanjutkan oleh tukang bangunan.
Antusiasme masyarakat yang besar serta dukungan-dukungan dari para donatur dan sukarelawan setempat membuat pengerjaan mushola Nurul Huda itu para ibu-ibu memasak untuk bapak bapak yang bekerja bakti.

“Saya kagum dengan rasa gotong royong dan kerjasama antar warga Rw.002, mereka dengan sukarela bergotong royong untuk merenovasi mushola,” ujar Ketua RW.
Renovasi mushola ini juga melibatkan Bapak- bapak untuk melakukan pengecoran tiang pancang, dilanjutkan pembangunan penambahan lantai, agar jamaah bisa beribadah dengan nyaman.
Menurut pak RW Ahmad, dlibatkannya Bapak- bapak dan para pemuda ikut melaksanakan gotong royong, untuk menambah silaturahim antar masyarakat dan mengisi kegiatan pengajian masyarakat khususnya para ibu-ibu ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada para warga dan donatur yang memberikan bantuan dana kepada kami disini untuk renovasi dan pembangunan mushola,” tuturnya. (**).













