Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

AEE Hari Pertama: Rektor UNAIR Ajak Siswa Tuangkan Aspirasi di Meet and Greet

AEE Hari Pertama: Rektor UNAIR Ajak Siswa Tuangkan Aspirasi di Meet and Greet
Rektor UNAIR Lakukan Dialog dengan Siswa-Siswi SMA Peserta AEE 2025_11zon
banner 120x600

Surabaya ||  Radarpost.id

Rangkaian kegiatan Airlangga Education Expo (AEE) 2025 resmi dibuka pada hari pertama, Jumat  lalu (7/2/2025), di Airlangga Convention Centre (ACC) Universitas Airlangga (UNAIR) Kampus MERR-C.

Acara ini disambut antusias oleh ratusan siswa-siswi SMA yang datang untuk mencari informasi lebih dalam mengenai peluang dan persyaratan mendapatkan golden ticket di UNAIR.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih MT Ak CA, turut bergabung dalam agenda meet and greet yang menjadi sorotan pada hari pertama AEE. Dalam kesempatan ini, Prof Nasih berinteraksi langsung dengan ribuan peserta AEE, menjawab berbagai pertanyaan mengenai pendidikan, peluang beasiswa, serta bagaimana siswa dapat meraih kesempatan emas untuk melanjutkan studi di UNAIR.

Acara meet and greet berlangsung santai namun penuh makna. Panggung yang digunakan didesain kasual dengan kursi bambu, menciptakan suasana hangat dan memudahkan peserta untuk bertanya langsung kepada Prof Nasih. Peserta yang hadir pun sangat antusias mengajukan pertanyaan seputar dunia pendidikan dan peluang yang mereka dapatkan di UNAIR.

Diskusi Langsung dengan Siswa SMA

Para peserta yang memiliki nomor undian dipanggil untuk maju dan menyampaikan pertanyaannya secara langsung. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bervariasi, mulai dari prospek jurusan, peluang prestasi, hingga pembahasan lebih dalam tentang kriteria untuk mendapatkan golden ticket.

Salah satu pertanyaan datang dari Anisa, seorang siswa dari SMA Negeri 1 Menganti, yang penasaran apakah ia bisa mendapatkan golden ticket meski sekolahnya tidak masuk dalam 1000 besar nasional. Menanggapi pertanyaan tersebut, Prof Nasih menjelaskan bahwa UNAIR memiliki kriteria seleksi tersendiri dalam pemberian golden ticket.

“Pada prinsipnya, banyak faktor yang menjadi pertimbangan UNAIR dalam memberikan golden ticket, seperti prestasi akademik, sertifikat, kegiatan OSIS, dan lain sebagainya. Jadi meskipun sekolahnya tidak masuk top 1000 nasional, masih ada peluang jika penilaian dari kami menunjukkan kualitas yang baik,” ungkap Prof Nasih.

Tekankan Pentingnya Prestasi Otentik

Dalam kesempatan tersebut, Prof Nasih juga menekankan pentingnya prestasi yang otentik dan kredibel. Ia mengingatkan agar siswa tidak hanya fokus pada kuantitas prestasi, tetapi juga pada kualitas dan kredibilitasnya. “Jika kalian melampirkan prestasi seperti medali emas, yang dilihat adalah level dan kredibilitas penyelenggaraannya. Medali emas yang didapat di ajang yang kurang dikenal tentu berbeda nilainya dengan medali yang diraih di ajang bergengsi,” tegasnya.

Selain itu, dalam sesi diskusi tersebut, Prof Nasih juga menjawab pertanyaan dari Aisyah, siswa SMA Negeri 13 Surabaya, mengenai bagaimana UNAIR mendukung riset mahasiswa. Prof Nasih menjelaskan bahwa UNAIR terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dalam riset bersama dosen, sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan.

Mendorong Pemimpin Masa Depan

Rektor UNAIR juga menekankan pentingnya mencetak calon pemimpin masa depan. Dalam hal ini, UNAIR memberikan perhatian khusus pada kegiatan OSIS sebagai salah satu kriteria penerima golden ticket. “Kami melihat OSIS sebagai ajang untuk mengidentifikasi calon pemimpin yang luar biasa, yang tidak hanya memiliki komitmen terhadap organisasi, tetapi juga prestasi akademis yang membanggakan,” kata Prof Nasih.

Ia menambahkan, dengan mendukung pengembangan bakat-bakat kepemimpinan di tingkat SMA, AEE berperan dalam mencetak generasi yang siap menjadi pemimpin berintegritas dan berkomitmen tinggi, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di masyarakat luas.

Acara meet and greet ini memberikan banyak informasi penting dan membuka dialog yang produktif antara rektor dan calon mahasiswa. Sebagai penutup, Prof Nasih berharap bahwa setiap peserta AEE dapat meraih peluang terbaik untuk melanjutkan pendidikan di UNAIR, dengan membawa semangat berprestasi yang tinggi dan komitmen terhadap masa depan yang lebih cerah.

Dengan berakhirnya sesi pertama hari ini, AEE 2025 akan terus berlangsung, memberikan berbagai informasi dan kesempatan bagi siswa-siswi SMA untuk mempersiapkan diri mereka menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi di Universitas Airlangga.